Mengapa Jaring-Jaring Kemasan Perlu Dibuat?

Dalam proses membuat suatu kemasan produk, Anda tidak boleh melewatkan pembuatan jaring-jaring. Pembuatan jaring-jaring kemasan ini dirancang sebelum Anda membuat desain atau packaging.

Jaring-jaring kemasan ini dipergunakan untuk acuan dasar dan menunjukkan dimana template kemasan harus dipotong, dilubang ataupun dilipat. Tanpa adanya jaring-jaring ini, Anda akan bingung saat akan mengaplikasikan desain.

Mengapa Jaring-Jaring Kemasan Perlu Dibuat?

Mengapa Jaring-Jaring Kemasan Perlu Dibuat?

Dalam pembuatan jarring-jaring ini, Anda harus menentukan terlebih dahulu, kemasan seperti apa yang akan Anda buat. Apakah hanya akan berbentuk kotak, bulat, berbentuk botol ataupun yang lainnya.

Setelah itu, tentukan juga ukuran produknya. Apakah besar atau kecil karena ini akan berpengaruh pada kemasan yang akan digunakan. Jika kemasan sudah ditentukan, maka jaring-jaring akan dibuat.

Jaring-jaring ini dibuat di software untuk gambar vector seperti adobe illustrator ataupun corel draw. Kenapa? Karena dengan software ini, gambar akan mudah dibesar dan dikecilkan tanpa takut harus terlihat pecah.

Membuat Jaring-Jaring Secara Manual

Biasanya, untuk membuat jaring-jaring, Anda butuh software vektor seperti corel draw ataupun adobe illustrator. Namun, Anda juga bisa mencoba secara manual misalnya untuk mengetahui apakah jaring-jaring tersebut tepat atau tidak.

Cara membuat jaring-jaring untuk kemasan produk secara manual yaitu:

Mengapa Jaring-Jaring Kemasan Perlu Dibuat?

Mengapa Jaring-Jaring Kemasan Perlu Dibuat?

  1. Buat terlebih dahulu jaring-jaring balok menggunakan pensil dan penggaris. Jika Anda belum tahu jaring-jaring balok seperti apa, maka bentuknya adalah seperti yang ada di atas.
  2. Jangan lupa tentukan ukurannya. Misalnya panjang 20 cm, lebar. 15 cm, tinggi 8 cm. untuk tepi jaringnya, masing-masing sebesar 2 cm. Bagian tepi inilah yang akan digunakan untuk menggabungkan antara bagian yang satu dengan yang lain.
  3. Jika sudah dibuat, gunting jarring-jaring tersebut sesuai dengan gambar.
  4. Satukan bagian jaring-jaring tersebut menggunakan lem sehingga menjadi balok.
  5. Pastian agar semua bagan menempel dengan sempurna.
  6. Jika sudah, maka Anda sudah bisa mendapatkan kemasan untuk produk yang Anda miliki.

Membuat Kemasan Tanpa  Jaring-Jaring

Butuh waktu lama untuk bisa membuat kemasan. Namun, jika Anda ingin desain kemasan yang lebih gampang dan tanpa perlu membuat jaring-jaring kemasan yang ribet, Anda bisa mencoba cara ini:

  1. Siapkan dahulu logo ataupun desain yang memiliki latar belakang transparan dan simpan dalam format .png.
  2. Buka Kemasaja lalu pilih desain sesuai dengan yang Anda inginkan dan sesuai dengan produk yang akan Anda jual.
  3. Klik sesuaikan desain.
  4. Edit kemasan sesuai dengan yang sudah Anda pilih sebelumnya.
  5. Jika sudah, Anda hanya perlu mengunduhnya.
  6. Desain kemasan Anda sudah jadi.

Itulah informasi mengenai mengapa jaring-jaring kemasan perlu untuk dibuat dan cara membuat kemasan secara manual. Semoga dengan informasi ini, bisa membantu Anda yang masih bingung membuat kemasan produk. Jangan lupa untuk kunjungi juga  informasi mengenai penyebab kerusakan keyboard agar pengetahuan Anda bertambah ya.

You may also like...