Terapkan 3 Hal Berikut Agar Udara Di Rumah Terasa Sejuk

Terapkan 3 Hal Berikut Agar Udara Di Rumah Terasa SejukSetelah menjalankan beberapa aktivitas yang melelahkan, seperti bekerja atau travelling, rumah adalah tempat yang paling diharapkan agar kita bisa beristirahat. Setelah merasakan panas dan gerahnya usai bekerja, tentunya yang kita inginkan ketika sampai dirumah adalah bisa beristirahat dengan suasana yang nyaman dan sejuk. Namun, terkadang harapan kita tidak sesuai dengan ekspektasi. Terkadang rumah untuk tempat kita beristirahat terasa lebih panas dan sumpek.

Hal ini bisa jadi karena keadaan rumah yang cukup banyak barang padahal luas rumah hanya terbatas. Sebenarnya, jika rumah kita berukuran kecil, bukan menjadi faktor utama yang membuat suasana menjadi sumpek. Alasan yang lain adalah karena tidak adanya ventilasi udara yang cukup memadai. Sehingga, sirkulasi udara yang masuk ke rumah tidak cukup.

Untuk itu, berikut ini adalah beberapa tips agar rumah bisa mendapatkan ventilasi udara yang cukup sehingga suasana disekitarnya akan menjadi sejuk:

  • Pastikan ada ventilasi udara dan letaknya strategis

Ventilasi berupa lubang udara atau jendela akan membuat udara bisa masuk ke dalam rumah. Pastikan letak ventilasi yang memiliki ukuran yang cukup besar berada pada posisi keluar dan masuknya angin. Pasanglah penyaring udara agar agar udara tersaring dengan bersih.

  • Letakkan tanaman di sekitar ventilasi

Seperti yang kita tahu, tanaman menghasilkan oksigen pada proses fotosintesisnya. Dengan demikian, meletakkan tanaman didalam rumah agar mendapat tambahan udara yang segar. Namun, terkadang tanaman akan cenderung tumbuh jamur yang membuat udara menjadi bau. Sehingga, akan lebih baik jika kita meletakkan tanaman di dekat jendela atau diluar rumah.

  • Jangan menggunakan karpet jika tidak perlu

Terkadang, agar lantai di rumah menjadi terkesan bersih, maka kita memasang karpet sebagai alas lantai. Hal ini justru akan menjadi rumah terkesan sumpek, karena debu akan bersarang di karpet yang kita gunakan sehari-hari. Meskipun kita rutin membersihkannya dengan penyedot debu, namun itu tidak menjamin bahwa debu sudah sepenuhnya hilang. Sehingga, sebaiknya gunakan karpet jika perlu saja. Kita bisa dengan rutin mengepel lantai agar debu tidak bersarang.